Pusaka Tombak Poleng Kesiman
Kisah kembalinya bokat (tombak bertangkai pendek)Poleng Kesiman yang diperabukan bersama Jro Wayan Genteh ke Sentaka
14 Jam Penentuan Akhir Calon Mangku
Pemilihan Pemangku/Pemimpin ritual untuk Pamerajan sebuah Puri merupakan peristiwa langka dan sangat sakral, ritual dengan tahapan puncak melalui proses kesurupan merupakan bentuk kehendak dari Sang Bhatara.
Silaturahmi Budaya Yogyakarta Dan Bali
Santai dan penuh keakraban saat Punggawa KratonPedia berkunjung ke Pamerajan Puri Agung Kesiman setelah memperkenalkan Jemparingan atau Panahan Tradisional Mataraman kepada Penglingsir dan kerabat Puri.
Pasang Lembu
Setelah bade siap, langkah berikutnya adalah menyiapkan replika lembu yang menjadi bagian dari prosesi ritual Ngaben di Puri Kesiman.
Persiapan Akhir
Menjelang persiapan akhir saat menyiapkan bade dan lembu untuk prosesi ritual Ngaben di Puri Kesiman.
Gotong Royong membuat Ornamen Bade
Gotong Royong membuat bade yang sudah terduplkasi
Konstruksi Lembu Ngaben
Agar bisa terlihat seperti lembu aslinya, lembu Ngaben digarap dengan detil yang rumit dengan berbagai materi peralatan pendukungnya.
Ornamen Barong Bade
Ornamen barong yang begitu khas sebagai pelengkap untuk asesoris bade atau menara.
Anak Agung Ngurah Gede Kusuma Wardana
Anak Agung Ngurah Gede Kusuma Wardana , Pelingsir Puri Kesiman Denpansar , Penggagas Penggak di daerah Kesiman untuk mewadahi kegiatan sosial budaya dan berkesenian untuk masyarakat umum khususnya kaum muda.
Ngaben
Salah satu upacara ritual kuno yang sudah menjadi tradisi komunal dalam kehidupan masyarakat budaya Bali adalah Ngaben atau Pelebon.